Beat FI striping baru

Ada saudara ambil Beat FI anyar dari dealer. Belum ada plat, belum bancakan :), juga belum dijajal. Wah kesempatan cukup bagus buat mengambil gambar dan mencari dimana saja perbedaan dengan versi pendahulunya.

Setelah di launch sekitar 18bulan silam, rasanya inilah pertamakali Beat FI mengalami refresh. Maka tak heran jika cuman striping saja yang disasar. Bagian mesin, suspensi, atau teknis lainnya seperti sengaja diluputkan, karena masih komponen yang sama. Bisa jadi isu ditambahkannya ISS itulah nantinya menjadi perbaikan teknis perdana :).

Sudah menjelajahi kolong maupun pojok-pojok skutik baru ini, tetep aja nggak menemukan perbedaan yang mencolok.. hehe. Pencarian yang sia-sia tampaknya :D. Nih beberapa jepretan penampakannya :

DSC01508 DSC01509 DSC01510 DSC01511 DSC01512 DSC01513 DSC01514

Motor bekas wanita belum tentu joss! termasuk megapro..

Secara kodrati, para wanita lebih lembut dan care ketimbang laki-laki. Namun apakah itu berlaku juga untuk dunia otomotif? jawabnya belum tentu..

Yang pertama belajar dari kasus mas Deni yang membeli Megapro seken tahun 2008. Mungkin dia tergiur dengan cerita penjual bahwa pemilik sebelumnya adalah kaum hawa, yang dibuktikan pada nama STNK maupun BPKB si megieson. Tanpa pikir panjang ditebusnya motor itu dengan sistem tukar tambah. Tak lama kemudian motor ‘baru’nya mulai banyak masalah. Dari kelistrikan yang sering rusak, berulang kali mogok, dan masalah komplikatif lainnya.

Sobat lain yang memilih Vario bekas wanita malah bernasib lebih tragis. Skutik keluaran 2013 itu awalnya bersuara kemrosok dan kasar, beberapa hari setelah meminang dari toko bekas. Enggak menunggu lama, dia pun mengirim Si Vario ke bengkel resmi dan divonis ganti silinder! Terlihat juga beberapa goresan bodi di sana-sini, dan setirnya pun dirasa nggak imbang.. Wahh!

cewek tiger1

Memang logikanya wanita akan bersepeda motor pelan-pelan, dan merawat dengan hati-hati. Tetapi nggak semua begitu, malah mereka bisa jadi kurang sabar dalam berkendara dan tidak cuek dengan kondisi tunggangannya. Bisa jadi karena awam masalah teknis atau berprinsip asal pakai, servis motor dianggap nggak penting. Kerusakan parah menjadi akumulasi dari masalah-masalah kecil yang dibiarkan.

Jadi bukan jaminan kalau bekas wanita lebih joss.. Malah bisa saja lebih gemboss! Kaum hawa sekarang nggak sedikit yang alay kan? :mrgreen:

Kenapa Supra X 125 bekas lebih banyak dicari ketimbang yang baru?

Kalau diamati, populasi HSX 125 di beberapa daerah lebih banyak didominasi lansiran lama. Untuk versi keluaran tahun terbaru malah cukup jarang dijumpai. mengapa terjadi fenomena seperti ini?

hsx 125

Opini pertama menyuarakan mengenai desain. Bagi sebagian orang desain HSX lawas lebih pas, dan striping maupun permainan warnanya eye-catcing. Sebaliknya, bebek andalan Honda ini produksi terbaru  malah terkesan aneh dan kurang matching. Salah satu yang berpendapat demikian adalah Mas Danar, seorang pegawai di Pemkab Gresik.

Nah opini berikutnya merujuk ke sisi material. Kang Santo salah satunya yang lantang menyuarakan bahwa kualitas HSX baru cenderung di-downgrade dari versi pendahulunya, sehingga secara value maupun reliabilitas menurun cukup drastis.

Sebagai tambahan, bisa jadi masyarakat lebih memilih membeli barang seken karena berfikiran tidak perlu harus keluar dana besar untuk mendapat kendaraan fungsional yang bagus. Maka HSX 125 bekas pun menjadi primadona yang diburu di showroom-showroom. Tampaknya hal ini menjadi semacam tren baru..

Manakah yang benar? Entahlah, bisa saja semua opini diatas keliru. Ataukah memang kualitas Supra sudah semakin menurun???

Seberapa perlu ISS pada motor? (ulasan ngawur)

Idling stop system tampaknya akan segera membumi pada jajaran matik Honda. Tapi jika ditelisik secara fungsional apakah sistem baru itu memang perlu, atau hanya sekedar aksesoris marketing agar jualan semakin laku?

Vario-125-Idling-Stop-Bionic-Red

Karena bukan pemakai ISS, maka opini ini mungkin ngawur : selisih antara konsumsi BBM dari Vario biasa dan ISS apakah signifikan? Kalau diteropong dari logika mestinya nggak beda jauh..bisa jadi hanya  sekian tetes saja :)

Bahkan untuk pengguna yang kurang tahu teknologi ini, ISS jadi semacam bumerang. Beberapa kali di persimpangan saya saksikan ketika lampu hijau menyala, pemakai Vario ISS malah menepi karena mengira motornya mogok dan mesin tiba-tiba  mati. Barangkali teknologi ini memang tergolong canggih dan mutakhir, tapi untuk konsumen awam atau sekedar gas dan rem saja fitur ini menjadi kendala.

iss

Nah, jika mileage hampir serupa dan banyak pemakai yang tidak terbiasa maka kesimpulan yang bisa ditarik adalah ISS itu belum seberapa perlu secara fungsional. Tapi sebagai tagline dia akan menambahkan kesan canggih yang pada akhirnya mengatrol nilai suatu produk. Itu hanya ulasan ngawur saya saja..para blogger dan komentator senior sangat mungkin berbeda pendapat :mrgreen:

Plus minus Honda Beat FI, opini kecil,,

Motor best seller? pasti Honda Beat salah satu kandidat terkuat, kalau bukan juaranya. Dimana-mana pelosok desa atau jalanan kota besar Beat rider bak jamur di musim hujan. Apa ya faktor utama melambungnya populasi skutik entry level Honda ini?

Nilai plus pertama Beat tentu bodi yang ramping, sesuai kebanyakan ukuran orang indonesia. Meski versi injeksi sedikit lebih gendut, tetap saja masih tergolong imut. Kelebihan berikutnya adalah Beat relatif irit, dibanding kompetitor lain yang sekelas. Tak ketinggalan yaitu harga Beat itu cukup murah, namun demikian harga jual kembalinya tinggi..hehe menurut info para makelar :D

beat2

Nah ada keunggulan tentu ada kelemahan.
Suspensi adalah salah satunya. Performa peredam kejut pada matik ini tidak terlalu bagus. Hal itu akan semakin nyata bila harus melibas jalan pedesaan yang tidak rata. Kalau mengaspal di jalanan mulus nggak akan banyak kentara.

Beberapa komponen Beat cukup rentan. Misalnya standart tengah yang sering macet, speedomoter mudah error (mungkin akibat dari sekok yang keras), atau lampu gampang putus. Pernah juga saya tulis, mesin Beat terkadang mati tanpa sebab yang jelas. Hal ini diamini oleh beberapa rekan Beat rider yang komplain.

beat3

Overall, matik ini sangat bagus secara fungsional dan harga. Beberapa kekurangan bisa jadi cukup lazim mengingat dia memang varian entry level. Banyak macammya motor yang lebih mahal dari Honda Beat, tapi bicara kualitas belum tentu lebih bagus.

New Vixion putaran atas mbrebet?

new-vixion-official-site

Sebetulnya desain new Vixion sudah sangat bagus dan futuristik. Dengan lekukan yang dinamis serta dimensi semakin kekar, banyak pujian dituai dari pemerhati otomotif tanah air. Fakta juga menandaskan kalau motor ini telah menjadi favorit baru.

Namun bagi ABH kayak si Kusno, motor itu tetap punya ‘cacat’.

Sedari dulu Kusno setia dengan motor produksi Sayap Kepak. Meski sering berganti kendaraan, tapi merk pembuatnya tak pernah berubah : Honda! Mulai dari HSX 125, kemudian naik kelas Megapro primus, hingga berakhir di CB150 streetfire. Bermacam pengalaman unik dia alami, suka maupun duka bersama produsen motor nomer satu indonesia ini. Salah satunya ialah saat pemuda asal lamongan itu menyeruduk sepeda pancal yang diparkir empunya dipinggir jalan. Sang Empu lagi buang hajat tak jauh disebelahnya :D

Si Kusno memang nggak terluka, tapi sepeda yang diseruduknya nyungsep masuk sungai. Dia pun dengan cepat melarikan diri ambil langkah seribu..

sepeda pancal

Suatu ketika saya tanya lajang 28tahun itu apa alasannya lebih memilih Teralis ketimbang NVL. Jawabnya adalah karena Yamaha, terutama Vixion itu kalau dipacu putaran tinggi mbrebet dan nggak bisa lari.  w.o.w.. info darimana tuh kang?
“wah nyaris semua teman saya bilang begitu, termasuk New Vixion juga masih mbrebet. Nggak penak banget saat dibetot melaju cepat”, si Kusno tetap bersikeras.

honda-cb150r-vs-yamaha-new-vixion

Mungkin dia salah tafsir. Bisa jadi dia dan teman-temannya itu memelintir gas melebihi limiter rpm atau redline. Kalau sudah begini mah motor apa aja juga mbrebet lah..
Atau jangan-jangan memang betul New Vixion mbrebet??? :mrgreen:

Suzuki Crystal , kuat tapi suka ngambek..

Suzuki punya banyak produksi motor 4-tak yang apik. Meski demikian pabrikan ini juga pernah menelurkan berbagai macam varian 2 langkah nan handal. Sebut saja RC 100, Tornado GX, Tornado GS, atau Crystal.

Nah nama yang disebut terakhir itu tetangga saya Ning Utri masih punya. Kendaraan keluaran tahun 90-an ini menjadi transportasi keseharian keluarga. Menjemput anak, kulakan ke pasar, atau berjualan keliling. Motor ini patut diacungi jempol karena kebandelannya, walaupun teman saya ada yang nggak suka dengan modelnya. Susah dimodif kata dia.

Tapi bagi pedagang yang mengutamakan fungsionalitas, cuek aja dengan modif atau model :)

crystal 2

Akhir-akhir ini si Crissy sering mogok. dia sempat terlihat ngambek didepan rumah tetangga selama 15 menit. Ning Utri sampai kesel memancal kickstarter tapi mesin nggak mau hidup. Tetangga lain berdatangan membantu, namun nggak juga berhasil. Ajaibnya setelah terlihat kelelahan dan putus asa, saat itu Cristal mau hidup.

Suatu subuh tatkala akan berangkat belanja ke pasar, motornya mogok lagi. Sempat hidup tuh mesin, tapi nggak lama mati lagi begitu seterusnya. Olahraga betis lagi. Sayang sepagi ini nggak ada tetangga yang membantu (masih pagi dan gelap). Suami juga terlihat malas bangun. Dan keajaiban tak terjadi lagi kali ini. Limabelas menit berlalu tanpa kesuksesan.

Memang begitulah yang sering terjadi. Pemilik terkesan enggan merawat atau ganti sparepart, maunya tinggal jalan aja. “Nggak sebanding antara biaya perawatan dengan nilai motornya mas”, munkin begitu pikir empunya. Sayang sekali karena Crystal ini termasuk yang kuat dipakai membawa beban ya..

crystal1

Kalau sudah begitu, tentu Ning Utri kudu siap berolahraga setiap hari.. Kadang berhasil, tapi tak jarang juga ngambek. Bukan salah si Crissy.. :mrgreen:

niat yang benar, dan waktu yang berharga..

Semua pemberian Allah adalah nikmat yang besar
Yang sering lupa kita syukuri ketika ada
Dan baru kita sesali saat diambil kembali.
Sudahkah kita jalankan sesuai tujuannya?

Hal terpenting yang pertama tentu saja niat.

Tatkala Dia menguji kita dengan sebuah kenikmatan
Jangan lupa meniatkan kepadaNya.
Karena terkadang kita ini tertipu
Mencintai hingga lupa kepada Sang Pemberi cinta

Tiada sesuatu yang kekal
Semua akan kembali, hilang.

Maka sebelum waktu  tiba,
Tanyakan apakah niat sudah benar
Tanyakan juga apa syukur sudah dipanjatkan,
dan penggunaannya telah lurus.

Sebelum lahir penyesalan dan airmata

Akankah nasib Yamaha R25 kayak inazuma?

Suzuki sudah menembakkan senjata untuk kelas motor premium 250cc. Walaupun diklaim memiliki produksi terbatas sehingga sangat jarang terlihat dijalanan, saya sedikit meragukan hal itu. Asumsi ngawur saya adalah : bila Inazuma sedemikian bagus dan digandrungi, rasanya produksi massal varian seperempat liter itu bisa saja ditambah dan pembatasannya dihpus aja.

Problem utama suzuki sesungguhnya ialah ketidakmampuan untuk merebut pasar dari Ninja dan CBR250. imho

inazuma

Nah Yamaha R25 bakal menghadapi medan perang yang sama. Tidak dipungkiri kalau Inazuma itu produk yang bagus, segi mesin maupun desain. R25 tentu tak kalah bagus. Dibekali mesin yang dengan daya paling kuat serta model paling baru, pasti penerus R-series ini harus diwaspadai.

Apakah bekal itu cukup untuk mengambil pasar Kawasaki maupun Honda?

Konsumen di kelas ini  memang enggak masif, seperti halnya sport 150cc. Dengan demikian, barrier harga menjadi sangat penting. Jika Yamaha mampu membikin stategi pricing yang bagus, maka persaingan disini pastilah seru. Saling sikut menyikut bakal terjadi.

Mesin R25 sudah paling up to date. Desain sudah macho. Tapi jangan lupa ada pemain lawas yang masih berkuasa.. Bisa jadi R25 bakal jadi kompetitor serius, tapi untuk jadi raja? nanti dulu..perlu waktu dan strategi untuk kesana.

R25