Rasanya, saya sedang sakit…

Rasanya benar bahwa iman itu adakalanya yazid(bertambah) dan yankhuz(berkurang), masalahnya adalah saya sepertinya sedang berada di titik nadhir.. saya tak tahu pasti apa tanda iman yg sedang berkurang, namun hati kecil saya berkata saya sedang mengalaminya.. ingin rasanya menangis, namun apa gunanya kalau tak memperbaiki iman tersebut.. :cry:

Beberapa hal ini :
– Lama tidak rutin membaca Quran
– Lama tidak salat malam
– Sering telat jamaah salat
– Tidak lagi mengintropeksi diri
– Bicara kadang menyinggung orang lain..
mungkin bisa menjadi pertanda sakitnya iman saya T_T

Apakah hati sedang sehat? sangat boleh jadi hati saya sedang sakit parah.. Memang apa tandanya hati yg parah atau mati? kalau hati yg mati seingat saya bila tidak lagi merasakan kala berbuat baik atau maksiat sama saja perasaannya, dan hati keras tak mau menerima nasihat saat itulah hati telah mati..
Soal hati yang masih sehat dan hidup saya lupa, namun mungkin hal berikut menjadi pertandanya :
– Bersedih sekali ketika jauh dari Allah
– Menangis pilu ketika kehilangan waktu salat
– Sangat menyesal dan sedih saat terlewat salat malam
– Hati tak mau didekat maksiat, bila kita memaksa maka ia meronta meminta segera pergi dan menangis
– Sering memeriksa diri sendiri dan waktu yang telah dilalui

Hampir pasti hati saya sedang tak sehat, dan tombo ati ada lima, namun mengapa begitu susah meraihnya.. Apakah tekad perlu dikuatkan, atau belum bertaubat dari kerusuhan hati? saya belum tahu jawabnya..

Tapi saya akan berjuang.. dan mengharap pertolongan Allah. Kalau sudah rejekinya takkan meleset, keyakinan ini belum pudar.. Subhanallah..

About these ads

18 thoughts on “Rasanya, saya sedang sakit…

  1. c-seratus says:

    Luar biasa Muhasabatun Nafsi nya bro… Ikut bercermin diri.
    Smg kembali bening hati..
    Peringatan penting bagi kita jg.. ini adalah contoh yg baik sekali.

  2. smngat trs sobat, slma msh ada waktu untuk mmprbaiki diri dn iman kita. mka prjuangn tdk akan brhnti… :)

  3. Senasib. Tapi kita ngga’ tinggal diam. Semoga Allah karuniakan keistikomahan kepada kita semua. Amin :)

  4. Dr.Feelgood says:

    Manusia tidak akan lepas dari kesalahan apapun bentuknya, apalagi kita yang umat muslim, sudah barang tentu banyak sekali tantangan yang menghadang, terutama untuk urusan akhirat. termasuk salah satunya untuk menurunkan keteguhan iman kita, dalam beribadah contohnya. maka Senantiasa marilah kita selalu Berdo’a Kepada Allah SWT agar diberi keteguhan iman, seperti do’a yang tertulis dalam firmanNya,

    “ Ya Rabb, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan setelah Engkau beri petunjuk kepada kami.” (Ali Imran: 8)

    “Ya Rabb kami, berilah kesabaran atas diri kami dan teguhkanlah pendirian kami serta tolonglah kami dari orang-orang kafir.” (Al Baqarah: 250)

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, artinya :
    “Sesungguhnya seluruh hati Bani Adam terdapat di antara dua jari dari jemari Ar Rahman (Allah), bagaikan satu hati yang dapat Dia palingkan ke mana saja Dia kehendaki.” (HR. Muslim dan Ahmad)

    Agar hati tetap teguh maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam banyak memanjatkan do’a berikut ini terutama pada waktu duduk takhiyat akhir dalam shalat,
    “Wahai (Allah) yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku pada din-Mu.” (HR. Turmudzi)

    Mudah-mudahan kita senantiasa tergerak hati untuk berdo’a utamanya agar iman kita diteguhkan saat menghadapi berbagai ujian kehidupan.

    • terimakasih mas..
      seperti segelas air yang menyejukkan :)

      • Dr.Feelgood says:

        sama2 mas gian, kita sesama muslim wajib untuk selalu mengingatkan untuk hal-hal yang sifatnya tentu baik dalam urusan agama khususnya. sayapun masih jauh dari seperti tadi yang saya tuliskan sebelumnya, tetapi saya katakan hal itu, tentu saja sebagai bagian dari sikap kita (umat muslim) untuk saling toleransi satu sama lain. :D

      • iya mas.. saling mengingatkan dan berbagi..

  5. Ach Zacky M says:

    saya pernah membaca di salah satu blog, klo seseorang tidak bisa merasakan manisnya gula berarti ada penyakit, begitu pula saat kita tidak bisa merasakan manisnya iman berarti ada penyakit, klo di ajak baik kok berat bgt, sholat dan ngaji gak mw berlama2.
    setelah membaca jadi mengoreksi diri lagi, membaca Al qur’an sering bolong”, jangankan sholat malam,sholat duha aja mulai bolong juga, wiridnya cepet”. rasanya saya sedang sakit juga ni

  6. Ach Zacky M says:

    iyo mas… rasane obat lan jamu iku pait wes ngerti loro kok males ngombe oba opo jamune tp kudu di obati biar gak jadi kronis opo komplikasi

  7. warung DOHC says:

    thank’s mengingatkan mas, nikmat dunia memang bisa membuat sakit

  8. gogo says:

    Allah maha Pengampun..
    saat nya mengintropkesi diri ane neh.. eling antara dunia dan sang pencipta..

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s