Seberapa perlu ISS pada motor? (ulasan ngawur)

Idling stop system tampaknya akan segera membumi pada jajaran matik Honda. Tapi jika ditelisik secara fungsional apakah sistem baru itu memang perlu, atau hanya sekedar aksesoris marketing agar jualan semakin laku?

Vario-125-Idling-Stop-Bionic-Red

Karena bukan pemakai ISS, maka opini ini mungkin ngawur : selisih antara konsumsi BBM dari Vario biasa dan ISS apakah signifikan? Kalau diteropong dari logika mestinya nggak beda jauh..bisa jadi hanya  sekian tetes saja :)

Bahkan untuk pengguna yang kurang tahu teknologi ini, ISS jadi semacam bumerang. Beberapa kali di persimpangan saya saksikan ketika lampu hijau menyala, pemakai Vario ISS malah menepi karena mengira motornya mogok dan mesin tiba-tiba  mati. Barangkali teknologi ini memang tergolong canggih dan mutakhir, tapi untuk konsumen awam atau sekedar gas dan rem saja fitur ini menjadi kendala.

iss

Nah, jika mileage hampir serupa dan banyak pemakai yang tidak terbiasa maka kesimpulan yang bisa ditarik adalah ISS itu belum seberapa perlu secara fungsional. Tapi sebagai tagline dia akan menambahkan kesan canggih yang pada akhirnya mengatrol nilai suatu produk. Itu hanya ulasan ngawur saya saja..para blogger dan komentator senior sangat mungkin berbeda pendapat :mrgreen:

About these ads

12 thoughts on “Seberapa perlu ISS pada motor? (ulasan ngawur)

  1. rpm-speed says:

    Kebetulan saya pemakai vario iss setahun pas, beli waktu baru launching. Kalo konsumsi bbm sih beda tipis lah sama yg biasa, Keuntungannya sih bisa mengakomodir kebiasaan saya yaitu kalo lampu merah sama ada kereta lewat mesin pasti tak matikan. Sisanya cuman buat nambah value aja. Kalo macet parah( jalan berhenti jalan lagi dst….)malah tak matiin, eman di akinya mas. Gitu aja sih kayaknya

  2. andhi_125 says:

    beda sesendok teh, kalo kata iklan :mrgreen:

    http://aslimalang.wordpress.com/2014/05/26/modif-cb150r-spoke-wheel-alias-ruji/

    #nyimak en mesem soal pemilik yang mengira vario-nya mati mendadak :lol:

  3. Maskur says:

    penting buat yang lewat pintu lintasan kereta api

  4. gc133hijrah says:

    Kalo macetnya kaya jakarta, fitur ini terkesan mubazir. Baru aja mesin mati, trus jalan lg 50 meter, kcepatan udah 60kpj, trus kehalang angkot. Mesin mati deui..
    Trus jalan deui….. Mendingan sengaja dimatiin aja kalo pas lampu merah lama……

  5. Om Gasat! says:

    lebih efektif penyematan fitur Combi Brake System kok, daripada ISS :mrgreen:

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s